Hehehe.....
Permulaan....
Tarik nafas dalam-dalam...
Sedih........
Di sini aku tinggal sendirian... Hiks...
Teman-temanku baru aja pulang ke Tanah Air tercinta, tinggal daku saja yang terdampar di daratan Dewata Sapi TT^TT... Air mataku mengalir lebih deras dari air terjun niagara... Hiks...
As to let you know, i've been living in India for the past two and half years. Whatta long time has it been. Now if you ask me how did i get here, i'll tell you...
Begini nih,
pada suatu hari,
di sebuah kampung bernama Olimpus,hiduplah seorang gadis penyamun bernama Echa. Konon, ia suka sekali pada susu, terutama susu murni sapi. Saking sukanya, ia sering sekali mencuri susu sapi langsung dari sapi tetangganya, si Bleki.
Ia memang dikenal sebagai ketua gembong pencuri susu sapi yang berbahaya!
Suatu ketika, ia melihat bidadari Aphrodyte dan tukang ojeknya sedang mengangkut satu gallon air susu murni lengkap dengan sapinya. Sang Echa pahlawan kita tanpa berpikir panjang langsung menghadang dengan gagah berani, dan berkata, 'Susu atau Mati', sembari menghunuskan pedang excaliburnya ke langit. Sang Bidadari Aphrodyte, dan tukang ojek yang malang tak berdaya, hanya bisa pasrah. Bidadari Aphrodyte berkata dengan penuh ketakutan, 'Mba, j-jangan diambil dong susunya... Itu persediaan buat bayi-bayi sang maha Agung Bu Lurah Hera sebulan. Ntar saya dimarahi Mba.', sang tukang ojek mengangguk.
'SAYA TIDAK PEDULI!' Tukas si penyamun Echa menghunuskan pedang excaliburnya tinggi-tinggi ke langit.
'OK,deh, Mba. Tawaran terakhir. Saya kabulin deh permintaan Mba, asal susunya ga diambil... Plis yah mba...' Pinta si bidadari Aphrodyte memelas, juga sang tukang ojek.
Sang penyamun Echa mendengar perkataan sang Bidadari Aphrodyte dan tukang ojeknya, langsung berpikir.
'Saya mau minum susu sapi segar tiap hari.' ujar penyamun Echa sambil menghunuskan pedang excaliburnya tinggi-tinggi ke langit (dan air liur bertetesan dari mulut sang penyamun Echa).
'Beres, mba.' Jawab Bidadari Aphrodyte (dan tukang ojeknya). Sekejap kemudian, di sekeliling penyamun Echa terlihat burung-burung beterbangan, dan bunga-bunga beterbaran. Kepala prajurit pemberani kita sang penyamun Echa pusing, dan berputar-putar...
Dan, ZAAPPPPP.....
Tiba-tiba tibalah sang penyamun Echa di negeri di mana Sapi dpertuhankan, dan di mana semua orang minum susu sapi segarr...
The End.
(Sayangnya si Bidadari Aphrodyte dan tukang ojeknya tidak memberi uang untuk membeli susu, dan si penyamun Echapun lupa membawa ATM... Lalu akhirnya..... Kembali ke awal cerita.)
Nah, begitu deh... Hehehh...
Percaya? Pasti engga.
Yah begitu saja kisah hidup saya.
Finished with my past. Back to my recent story deh.
Iya nih... Aku sedih juga. Temenku baru aja berangkat ke tanah air buat liburan. Kebetulan kakaknya ada yang mau nikah. Hampir semua temenku pada mo pulang nih. Aku sendiri.....
Ya sudah...
Mau balik deh.
dah malam, sedangkan aku sekarang masih di tempat penyewaan internet depan kampus :P.
Lengkapnya lain kali...
Hiaaaah.... I'm totally bored...
Monday, May 21, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)